Bareskrim: Penangguhan Penahanan Zaim Saidi karena Alasan Kemanusiaan

zaim-saidi-pendiri-muamalah-depok

Laporan Kuli Tribunnews. com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Bareskrim Polri membenarkan mengabulkan penangguhan penahanan pendiri pasar Muamalah Depok Zaim Saidi. Penyidik mengaku memiliki alasan tersendiri.

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Helmy Santika menyampaikan petimbangannya tidak lain menyangkut faktor kemanusiaan lantaran Zaim Saidi mengalami sakit.

“Karena alasan kemanusiaan, yang bersangkutan ada sakit, ” kata Helmy zaman dikonfirmasi, Jumat (26/3/2021).

Ia menuturkan pemeriksaan terhadap Zaim Saidi selalu telah selesai. Sebaliknya, penyidik menghargai sikap kooperatif simpulan selama ditahan Polri.

Menangkap juga: Bareskrim Kabulkan Penangguhan Pengurungan Pendiri Pasar Muamalah Depok Zaim Saidi

“Serta karena penjagaan sudah selesai dan selama pemeriksaan koperatif. Namun yang bersangkutan tetap dikenakan wajib lapor” tukas dia.

Sebelumnya, Penangguhan pengurungan pendiri pasar Muamalah Depok Zaim Saidi akhirnya dikabulkan oleh Bareskrim Polri. Rencananya, Zaim akan keluar lantaran rumah tahanan Bareskrim Polri pada hari ini Kamis (25/3/2021).

Kejadian tersebut dibenarkan oleh pengaruh hukum Zaim Saidi, Ali Wardi. Dia menuturkan kliennya dalam proses untuk keluar dari Rutan Bareskrim Polri pada hari ini.

Baca juga: Penahanan Zaim Saidi Pembuat Pasar Muamalah Depok Diperpanjang 40 Hari

“Sudah dikabulkan memang dari beberapa waktu dengan lalu, tapi selesai eksekusi nya juga baru hari ini, ” kata Ali saat dikonfirmasi, Kamis (25/3/2021).

Ali menuturkan alasan penyidik Polri memakbulkan penangguhan penahanan karena kliennya dalam kondisi sakit. Nantinya, ia langsung pulang ke rumah untuk menemui tanggungan usai keluar dari rutan Bareskrim Polri.

“Alasannya kesehatan juga lalu proses penyidikan sudah sempurna kan. Mungkin bukan ke rumah, cari waktu tenang untuk kumpul dengan rumpun. Menenangkan pikiran, ” ungkap dia.

Bertambah lanjut, ia memastikan Zaim Saidi juga diwajibkan untuk lapor ke Bareskrim Polri seminggu sekali. Dia memastikan kliennya akan kooperatif menjalankan proses hukum.

“Zaim juga akan jadi mentaati seluruh prosedur patokan yang dibutuhkan hingga putusan pengadilan nanti. Kita mau melakukan pembelaan maksimal dengan legal argumentatif di persidangan, karena keyakinan kami, sebagai penasihat hukum, Zaim tak punya niat jahat apapun selain untuk kebaikan dan pengabdiannya kepada masyarakat umum, ” tukas dia.