GoTo Ajak UMKM Tampil Lebih Dominan di Pasar Lokal

pasar-kreatif-bandung-pasarkan-dan-promosikan-produk-umkm_20210928_210548

Petunjuk Wartawan Tribunnews. com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Perusahaan teknologi GoTo Group mendorong usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) Indonesia agar jadi pemeran utama di pasar lokal.

Komisaris GoTo Wishnutama Kusubandio memaparkan, Indonesia pasar terbesar nomor dua di dunia di luar China dan Amerika. Karenanya, potensi pasar di Indonesia sangat besar.  

“UMKM harus bisa memanfaatkan peluang dan potensi pasar ini. GoTo punya peran mengakselerasi hal tersebut mulai dari pembinaan mematok kemudahan go-digital, ” kata Wishnutama, Jumat (1/10/2021).

“Peluang besar itu sekali lagi harus bisa dimanfaatkan supaya pelaku daya Indonesia tidak hanya oleh karena itu pasar, tetapi juga majikan rumah di negeri tunggal, ” paparnya.  

Chief Executive Officer (CEO) dan Founder Tokopedia William Tanuwijaya mengatakan, tersedia tantangan para UMKM ini juga harus menghadapi penyalur luar negeri dan pandemi.

Baca juga: Selain Bikin Pembalasan Lebih Praktis, QRIS Serupa Bisa Jadi Pintu Mengakar UMKM Mengakses Permodalan

Ia menyebut GoTo punya tanggung pikiran besar dan harus langsung hadir untuk bangkit bergandengan.  

Menurutnya, pendekatan yang dilakukan GoTo sangat hyperlocal, terutama pada hal menghubungkan pengusaha lokal dengan konsumen setempat supaya lebih banyak pengusaha daerah bisa go-digital.

Baca juga: BI dan BukuWarung Ajak  UMKM Naik Kelas dengan Dukungan QRIS

“Solusi yang kami hadirkan selalu didasari atas vitalitas untuk mengatasi permasalahan pada daerah sehingga UMKM lokal selalu barangkali tuan rumah di negeri sendiri. Ana berbisnis dengan hati, ” kata William.

[embedded content]

“Strategi kami di GoTo adalah mengoptimalkan apa dengan terbaik buat mitra kami dan UMKM. Kami percaya kalau kami memberikan dengan terbaik untuk mitra, bisnis pasti bertumbuh sejalan, ” kata dia.

GoTo, imbuh William, menuruti untuk tidak membuka maklumat bagi pedagang dari sungguh negeri.   Ini adalah wujud perlindungan GoTo terhadap UMKM Indonesia.