Greysia Polii/Apriyani Rahayu ke Final Hasil Kerja Keras

greysia-poliiapriyani-rahayu-usailatianditokyo

Laporan Kuli Tribunnews. com, Abdul Majid

TRIBUNNEWS. COM, TOKYO – Ganda Putri Indonesia, Greysia Polii/Apriyani Rahayu membuka peluang meraih bintang emas setelah mereka diperkirakan melaju ke babak final Olimpiade Tokyo 2020.

Seusai laga, Greysia mengungakapkan rasa bangganya.

Bahkan kejadian Olimlimpiade 2012 London kala ganda dengan Meiliana Jauhari dijadikan pembelajaran oleh Greysia.

Seperti diketahui, pra memecahkan rekor di Olimpiade Tokyo 2020 ini, Greysia Polii pernah didiskualifikasi saat tampil di Olimpiade 2012.

Greysia Polii  didiskualifikasi pada perhelatan gerak multicabang terbesar di dunia itu lantaran dianggap  mengabaikan kode etik karena sengaja mengalah di babak Perserikatan C cabor bulu menentang saat menghadapi Ha Jung Eun/Kim Min Jung (Korea Selatan).

“Begitu banyak orang, bukan hanya saya yang telah melalui kesulitan dan momen tak terlupakan juga, ” logat Greysia, Sabtu (31/7/2021).

“Saya kira Olimpiade London mengajari saya untuk tidak pernah menyerah di dalam impian Anda. Dan saya tahu saya tidak cuma mengatakannya, saya ingin bersungguh-sungguh. Setiap hari dalam hidup saya. Saya hanya sungguh-sungguh menjalani hari demi keadaan, ” sambung Greysia.

“Ini hanya premi dari Tuhan bahwa kami bisa berada di sini, di final Olimpiade 2021 dan saya tidak muda lagi, ” ujar wanita 33 tahun tersebut

Lebih lanjut, Greysia Polii mengatakan kemenangan pada laga ini juga merupakan kerja keras dirinya bergandengan Apriyani.

Laksana diketahui, Greysia/Apriyani telah melaksanakan pertemuan sebanyak delapan kala dengan  wakil Korea Daksina, Lee Sohee/Shin Seungchan.

Dari delapan pertemuan terakhir sebelumnya, Greysia/Apriyani mengoleksi lima kali kemenangan serta dengan kemenangan tadi kini dirinya mencatatkan enam kali kemenangan.

“Ini luar biasa. Saya taksir situasi dan kondisi dalam lapangan benar-benar bersama kami, ” kata Greysia.

“Pertandingan hari ini kami hanya ingin menganjurkan yang terbaik. Kami sudah kalah dan menang melawan pasangan ini, jadi ana tidak ingin memikirkannya. Kami hanya ingin mempersiapkan yang terbaik, ” pungkasnya.