Jubir Membenarkan Rencana Menhan Prabowo Ke Austria Setelah dari AS

Jubir Membenarkan Rencana Menhan Prabowo Ke Austria Setelah dari AS

TRIBUNNEWS. COM/PUSPEN TNI

Gajah Pertahanan RI Letjen TNI (Purn) Prabowo Subianto memberikan ceramah pembekalan kepada Pasis Dikreg LIX Seskoad TA 2020, bertempat di Gd. Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Rabu (12/08/2020). Menhan RI tiba pada Seskoad pada pukul 08. 50 dengan menggunakan Helikopter VIP TNI AU dan disambut oleh Wakasad Letjen TNI Moch. Fachrudin, Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Anton Nugroho, MMDS., M. A., Panglima Kodam III/Slw Mayjen TNI Nugroho Budi dan para pejabat istimewa Seskoad di depan gedung Gatot Subroto Seskoad. TRIBUNNEWS. COM/PUSPEN TNI 

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Menteri Pertahanan RI Prabowo Subianto direncanakan akan melakukan kunjungan ke Austria setelah kunjungannya ke Amerika Serikat (AS) selesai di Senin (19/10/2020) pekan depan.

Rencana tersebut dibenarkan oleh Juru Bicara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, di Jumat (16/10/2020).

Tetapi demikian, Dahnil tidak menjelaskan secara rinci rencana kunjungan tersebut tercatat tanggal, dan siapa saja dengan akan ditemui Prabowo di Austria.

“Iya ke Austria, ” kata Dahnil ketika dihubungi Tribunnews. com pada Jumat (16/10/2020).

Mengucapkan juga: Respons Kemenlu Sikapi Pro Kontra Anjangsana Menhan Prabowo Subianto ke Amerika Serikat

Diketahui saat ini Prabowo masih berada di AS sejak kemarin Kamis (15/10/2020).

Dahnil mengungkapkan kunjungan Prabowo sejak 15 sampai 19 Oktober 2020 tersebut buat memenuhi undangan dari Pemerintah GANDAR dan melanjutkan pembicaraan terkait kegiatan sama pertahanan antara Indonesia serta AS.

Baca juga: Prabowo Incar Jet Tempur F-35, Seberapa Canggih Pesawat Siluman Tersebut? Bandingkan dengan Sukhoi-35

Di AS, kata Dahnil, Prabowo akan bertemu dengan penuh pihak terutama terkait dengan dunia pertahanan.

“Yang terang Pak Prabowo di Amerika Konsorsium memenuhi undangan Pemerintah Amerika Serikat, kemudian memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Amerika Konsorsium, ” kata Dahnil pada Kamis (15/10/2020).