Lantik Delapan Pengprov Inateq, Hellen: Celik Kepercayaan dan Komitmen

Lantik Delapan Pengprov Inateq, Hellen: Celik Kepercayaan dan Komitmen

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Dalam upaya lebih mempopulerkan olahraga Teqball, Ketua Umum Pengelola Pusat Indonesia Teqball (PP Inateq), Hellen Sarita de Lima melantik delapan Pengurus Provinsi (Pengprov) Inateq di Lantai 16 Function Hall Kantor NOC Indonesia, Gedung FX Senayan Jakarta, Senin (16/11/2020).  

“Saya sangat berterima kasih atas kesediaannya untuk menjelma pengurus Pengprov Inateq. Marilah kita bersama-sama jalankan komitmen untuk mengembangkan dan mempopulerkan olahraga Teqball di Indonesia, ” kata Hellen Sarita dalam acara pelantikan yang dihadiri Sekjen Federasi Teqball Internasional (Fiteq), Marius Vizer secara virtual.

Ke-8 Pengprov Inateq dengan dilantik yakni Ketua Pengprov Inateq DKI Jakarta,   Sulaiman, Ketua Pengprov Inateq Sulawesi Selatan (Sulsel), Ryan Latief, Ketua Pengprov Inateq Nusa Tenggara Barat (NTB), Ni Ketut Wolini SE SH MM, Ketua Pengprov Inateq Sumatera Barat (Sumbar), Syaiul Yahum SH  M. Hum, Ketua Pengprov Inateq Maluku Utara (Malut), Ir Budi Liem, Ketua Pengprov Jateng: DR  Eka Yuli Astuti S. pd  MA. Ketua Pengprov Inateq Jawa Timur (Jatim), Irmantara Subagio, dan Pemimpin Pengprov Inateq Sulawesi Utara (Sulut), Fabian Kaloh SIP MSi.

Untuk pengembangan olahraga Teqball ini, kata Hellen yang serupa mantan Plt Sekjen KOI, PP Inateq telah menyalurkan 7 unit meja Teqball yang merupakan hasil bantuan Fiteq kepada penguruis Pengprov Inateq. Dalam waktu dekat, ungkapnya, masih ada 56 meja lagi yang akan diberikan Fiteq.

“Sebanyak 56 meja Teqball lagi masih dalam perjalanan menuju Indonesia. Yang pasti, Fiteq  menyerahkan kepercayaan penuh kepada PP Inateq dalam mempopulerkan olahraga Teqball dalam Indonesia. Jadi, kita wajib menjaga kepercayaan itu dengan menjalankan kewajiban dalam pembinaan atlet Teqball pada Indonesia, ” ujar Hellen dengan meminta seluruh Pengprov Inateq mengirimkan video rekaman dan jadwal pelajaran untuk dilaporkan kepada Fiteq.

Harapan menjadikan olahraga teqball populer di Indonesia juga disampaikan Sekjen Federasi Teqball Internasional (Fiteq), Marius Vizer.

“Teqball dikenalkan pertama kali pada Asian Games Jakarta 2018. Dan, beta berharap olahraga Teqball bisa naik daun di Indonesia, ” katanya.

Dalam acara pelantikan itu hadir Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Ferry Kono dan Anggota Eksekutif Komite KOI, dan Othniel Mamahit selaku Wakil Ketua KONI Pusat yang hadir secara online.

“Kita sangat berterima kasih kepada KOI apabila di raoat anggota 2021, dapat mengesahkan PP Teqball sebagai anggota NOC Indonesia” ujar Hellen sembari menyebutkan PP Inateq juga sudah mengabulkan koordinasi dengan Sekjen KONI Pusat, Tubagus Ade Lukman agar mampu diterima menjadi anggota KONI pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KONI tahun depan.

Bertambah jauh Hellen menjelaskan rencna mau menggelar Rapat Kerja Nasional Inateq yang akan dilakukan Desember 2020 dan persiapan untuk menghadapi dua kalender event yakni Asian Beach Games di Sanya, China, 2-10 April 2021 dan Asian Indoor Martial Arts Games (AIMAG) dalam Bangkok, Thailand, 21-30 Mei 2021.