Mantan Sekretaris MA Nurhadi Ditangkap, Berikut Daftar ‘Dosa’nya

Mantan Sekretaris MA Nurhadi Ditangkap, Berikut Daftar 'Dosa'nya

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya berhasil menangkap mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi.

Nurhadi adalah salah satu buronan utama KPK yang semasa ini dicari-cari lembaga anti rasuah tersebut.

Ia diduga menerima suap pengurusan perkara perdata di MA.

Dia juga jadi tersangka KPK sebab diduga menerima gratifikasi berkaitan dengan penanganan perkara sengketa tanah di tingkat kasasi dan peninjauan balik (PK) di MA.

Penerimaan gratifikasi itu tidak dilaporkan KPK dalam jangka 30 keadaan kerja.

Ia sempat menghilang setelah dinyatakan menjadi tersangka kasus suap-gratifikasi sebesar Rp 46 miliar.

Nurhadi pula masuk dalam daftar pencarian karakter (DPO) KPK pada pertengahan Februari 2020 lalu.

Baca: KWI: Orang Muda Bakal Jadi Pemeran Utama Dalam New Biasa

Baca: Tunjukkan Citra Penegak Patokan, Polisi Harus Ungkap Peneror Pembahasan di UGM

Baca: Jawaban Soal TVRI SD Kelas 4-6, Selasa dua Juni 2020, Belajar dari Rumah Materi X-Sains: Siklus Air

Sebagai seorang PNS dengan kekayaan sebesar Rp 33 miliar disertai sejumlah rumah kaya juga telah menuai kecurigaan dari berbagai pihak.

Perangai hidupnya yang serba mewah faktual sudah sempat menjadi sorotan.

Misalnya saja pada zaman anaknya akan menikah, undangan dengan diberikan berupa Ipod, yang harganya saat itu hampir Rp satu juta.


Suasana villa mewah milik bekas sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi di kawasan Megamendung, Bogor, Jawa Barat, Kamis (20/2/2020). Nurhadi ialah tersangka kasus suap perkara di MA yang saat ini dinyatakan buron oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/JEPRIMA)