Menkes Terawan Rilis Protokol Kesehatan Penjelajahan Dalam Negeri di Bandara dan Pelabuhan

Menkes Terawan Rilis Protokol Kesehatan Penjelajahan Dalam Negeri di Bandara dan Pelabuhan

TRIBUNNEWS. COM –   Di tengah mewabahnya pandemi Covid-19, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menerbitkan protokol perlindungan perjalanan dalam negeri di biang udara dan pelabuhan.

Protokol tersebut diterbitkan melalui Surat Edaran (SE) Nomor HK. 02. 01/MENKES/382/2020 tentang Protokol Pengawasan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri di Bandara Udara dan Pelabuhan Dalam Lembaga Penerapan Kehidupan Masyarakat Produktif serta Aman Terhadap Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

Protokol ini bertujuan sebagai panduan bagi petugas yang melakukan pengawasan terhadap perjalanan dalam negeri di bandar hawa dan pelabuhan.

”Dengan dilaksanakannya Protokol Pengawasan ini dengan ketat dan disiplin, kita bisa mewujudkan masyarakat yang produktif dan aman dari penularan COVID-19” cakap Terawan.

Calon penumpang diperiksa suhu tubuh saat masuk Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (17/6/2020). Semenjak dibuka kembali pada Sabtu, 13 Juni 2020, terminal terbesar di Kota Bandung itu masih sepi penumpang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)
Calon penumpang diperiksa suhu awak saat masuk Terminal Leuwipanjang, Kota Bandung, Rabu (17/6/2020). Semenjak dibuka kembali pada Sabtu, 13 Juni 2020, terminal terbesar di Kota Bandung itu masih sepi penumpang. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN)

Beserta protokol kesehatan perjalanan dalam jati tersebut:

1. Semesta penumpang dan awak alat mengangkat moda transportasi udara dan bahar baik pribadi maupun umum dalam melakukan perjalanan dalam negeri kudu dalam keadaan sehat dan menerapkan prinsip-prinsip pencegahan dan pengendalian COVID-19.

Prinsip pencegahan tersebut antara lain menggunakan masker, kerap mencuci tangan pakai sabun atau menggunakan hand sanitizer, menjaga tenggang satu sama lain (physical distancing), menggunakan pelindung mata/wajah, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

2. Para penumpang dan awak alat angkut dengan melaksanakan perjalanan dalam negeri harus memiliki:

a. Tulisan keterangan hasil pemeriksaan RT-PCR negative yang berlaku paling lama 14 (empat belas) hari atau surat keterangan hasil pemerikasaan rapid test antigen/antibody nonreaktif yang berlaku paling lama 14 (empat belas) hari sejak surat keterangan diterbitkan; serta

b. Kartu kecermatan sehat atau Health Alert Card (HAC)

BACA SELENGKAPNYA> > > > > > >