Ombudsman Sebut Kuota Internet Gratis Kemendikbud Salah Sasaran: Bukan buat Mahasiswa S2 Maupun S3

Ombudsman Sebut Kuota Internet Gratis Kemendikbud Salah Sasaran: Bukan buat Mahasiswa S2 Maupun S3

TRIBUNNEWS. COM awut-awutan Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengkritik  subsidi berupa kuota internet gratis yang diberikan Kementerian Pelajaran dan Kebudayaan (Kemendikbud) kepada para-para pelajar.

Alvin memperhitungkan bantuan yang diberikan dalam rancangan program pembelajaran jarak jauh (PJJ) itu kurang tepat atau salah sasaran.

Seharusnya yang berhak mendapatkan bantuan adalah para-para pelajar di jenjang pendidikan SD, SMP, SMA, hingga S1.

“Anggaran subsidi dapat diarahkan lebih tepat hanya untuk siswa yang kurang mampu dan barangkali hanya untuk SD, SMP, SMA, maksimal S1, ” kata Alvin dalam video yang diunggah saluran YouTube Kompastv, Rabu (23/9/2020).

Adapun kritik tersebut Alvin sampaikan setelah dirinya sendiri memperoleh pemberitahuan mengenai kuota gratis pada ponselnya pada Selasa (22/9/2020) kemarin, sekira pukul 1. 30 pagi buta.

Baca: Cara Dapat Bantuan Kuota Internet Percuma dari Kemendikbud untuk Pelajar tenggat Mahasiswa

Alvin yang sedang menempuh jenjang pendidikan S3 di Universitas Diponegoro (Undip) ini terkejut, karena sebelumnya tidak pernah ada pemberitahuan mengenai catu gratis.

“22 September 2020 sekitar jam 1. 30 pagi telpon saya berdering ternyata ada SMS masuk memberitahukan bahwa nomor saya sudah mendapatkan catu internet subsidi dari Kemendikbud, ” jelasnya.

“Saya terjaga karena sebelumnya tidak pernah ada pemberitahuan, ‘ lanjutnya.

Ia pun merasa tidak berhak untuk menerima subsidi yang rencananya akan digelontorkan pada September-Desember 2020 ini.

Sementara itu, Kepala Biro Kerja Sama serta Hubungan Masyarakat (Kepala BKHM) Kemendikbud Evy Mulyani menjelaskan alasan Alvin turut menerima kuota gratis.

Baca: Mengaku Bukan Guru atau Dosen, Ini Dongeng Anggota Ombudsman Alvin Lie Mampu Subsidi Kuota untuk PJJ