Pada Masa Libur Idul Fitri 1442 H, Syahbandar Semenanjung Priok Tingkatkan Pengawasan Pemindahan Laut

pemantauanlauttjpriok

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA awut-awutan Kementerian Relasi cq Direktorat Jenderal Pertalian Laut melalui Kantor Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Tanjung Priok terus melakukan pemantauan pembatasan penumpang dan pengendalian transportasi laut, khususnya di periode libur Idul Fitri 1442H bagi para penumpang pada Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Seribu, Jakarta Utara.

Kepala Biro Kesyahbandaran Utama Pelabuhan Semenanjung Priok, Capt Wisnu Handoko mengatakan pihaknya terus menyelenggarakan pemantauan pergerakan penumpang kapal laut di wilayah aglomerasi Kepulauan Seribu Jakarta Mengetengahkan.

“Saat melayani pemantauan dan pengecekan penumpang angkutan laut yang meninggalkan dari Pelabuhan Kaliadem menuju Kepulauan Seribu, tetap menyelenggarakan koordinasi dengan TNI, Polri dan instansi terkait yang lain, ” kata dia.

Dia mengungkapkan, di dalam Pemantauan Jumat kemarin dan hari ini sabtu (14/5/2021) tercatat sebanyak 1. 722 dan 1. 999 penumpang yang berangkat dari Pangkalan Kaliadem menuju Kepulauan Seribu.

“Karena selama pandemi, sesuai aturan langgeng diberlakukan pembatasan kapasitas kapal sebesar 50 persen dari kapasitas maksimal, ” ujarnya.

Lebih sendat, Capt Wisnu menuturkan secara upaya pemantauan dan pengecekan penumpang tersebut, diharapkan mampu memperketat pengunjung wisata Tanah Seribu dan meminimalisir resiko Covid-19 pada saat pelayaran di kapal maupun pada tempat wisata.

“Maka pembatasan dilakukan sebab Satgas Covid-19 dengan tidak memberangkatkan kembali kapal dengan akan mengangkut wisatawan ke Pulau Seribu. Pembatasan penumpang ini akan berlanjut datang dengan tanggal 17 Mei 2021, ” ujarnya.

Pembatasan ini satu dengan Bupati Kepulauan Bermacam-macam Junaedi S. Sos, M. Si yang pada keadaan ini Sabtu (5/5/2021) mengutarakan surat sesuai dengan Titah Gubernur Nomor 33 Tarikh 2021 Tentang Pelaksanaan Perlindungan dan Pengendalian Mobilitas Warga dalam Pencegahan Penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) Pasca Hari Raya Idul Fitri 1442 H (2021 M).

Pada surat Pemda Kepulauan Bermacam-macam yang ditanda tangani Bupati Kepulauan Seribu Junaedi mengantarkan sehubungan dengan membludaknya pengikut kapal yang hendak berwisata ke Kepulauan Seribu, jadi tidak lagi mengindahkan protokol  kesehatan dan terbatasnya juru bicara rapid tes antigen serta tenaga medis di lapangan.   Dan menyarankan agar kapal penumpang untuk tidak boleh beroperasi membawa penumpang wisata ke Kepulauan Bermacam-macam dan hanya diperbolehkan membawa warga Kepulauan Seribu dengan menunjukkan KTP DKI Jakarta, selama masa liburan Keadaan Raya Idul Fitri 1442 H.

“Jadi perjalanan hanya dibolehkan bagi penumpang yang berdomisili dan memiliki KTP Kepulauan Seribu khususnya untuk pemberangkatan hari Minggu, 16 Mei 2021 yang berangkat dari pelabuhan Kaliadem, Marina Ancol & Tanjung Pasir sesuai dengan surat Bupati. Kepulauan Bermacam-macam no 1081 tgl 15 Mei 2021 bagi pelaku perjalanan menggunakan kapal laut, ” jelasnya.