Polres Cimahi Amankan Uang Palsu Nominal Rp 2 M, Proses Pengerjaan Melalui 9 Jenis Alat Instrumen Cetak

Polres Cimahi Amankan Uang Palsu Nominal Rp 2 M, Proses Pengerjaan Melalui 9 Jenis Alat Instrumen Cetak

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Daniel Andreand Damanik

TRIBUNNEWS. COM, CIMAHI  berantakan Satreskrim  Polres  Cimahi  menyita  uang  palsu  senilai lebih dari Rp 2 miliar dari 6 orang tersangka dan 3 orang masih dalam pencarian polisi.

Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Marzuki mengatakan, kelompok tersebut sudah beroperasi sejak tarikh 2018.

Peredaran uang tersebut dilakukan di wilayah Kota Cimahi, Bandung, Karawang, Cirebon, Kuningan, dan wilayah hukum  Polres  Cimahi.

“Total uang buatan yang disita senilai Rp dua. 006. 200. 000. Tugas simpulan beragam, tersangka Sariyun (52), Warsito(48), Mahsun(42), dan Pendi (44) berperan sebagai penjual mata uang tiruan, tersangka Nursapto (47), dan Diman (31) bertugas sebagai pembuat ceroboh uang palsu, dan Arno, Unggul, Dedi saat ini masih pada pencarian, ” kata AKBP M Yoris Marzuki, Senin (12/10/2020).

Uang palsu dicetak dalam  pecahan  Rp  100  ribu.

Baca pula: Wamendag Lihat Potensi Ekspor Produk Alternatif di Technopark Cimahi

Penjualan yang palsu dilakukan secara perbandingan 1: 3. Jika mengambil dengan uang Rp 1 juta, maka akan diperoleh  uang  palsu  senilai Rp 3 juta.

Yoris menjelaskan, untuk menghasilkan  uang  palsu  yang hasilnya suntuk harus melalui 9 jenis jalan mesin cetak.

Era diuji menggunakan  mesin  penghitung  uang,   pecahan  Rp  100  ribu  tersebut lolos pada  mesin  pem.

Jika dibandingkan secara uang asli, tidak terlihat perbedaan yang signifikan.