PROFIL Victor Teguh Prihartono, Kalapas Kelas I Tangerang yang Dinonaktifkan, Buntut Kebakaran Akhir hidup

victor-teguh-prihartono-nih3

TRIBUNNEWS. COM – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono formal dinonaktifkan Kementerian Hukum serta Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) pada Jumat (17/9/2021) lulus.

Hal itu lantaran buntut dari kejadian kebakaran maut Lapas Tangerang pada Rabu (8/9/2021), dan menewaskan 40 orang lebih.

Diberitakan Tribunnews. com , Humas dan Protokol Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kemenkumham, Rika Aprianti menjelaskan penonaktifan tersebut demi mempermudah pemeriksaan sebab Inspektorat Jenderal Kemenkumham.

Mengaji juga: Nirhono Jatmokoadi Ditunjuk Mewakili Posisi Kalapas Kelas I Tangerang Viktor Teguh

Rika menyatakan, yang menggantikan Victor serta bertindak sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Lapas Posisi I Tangerang adalah Nirhono Jatmokoadi, yang saat ini merupakan Kadiv Pemasyarakatan Dewan Wilayah Kemenkumham Banten.

“Jadi untuk cara pemeriksaan oleh Inspektorat Jenderal Kemenkumham, saat ini, bohlam hari ini, tanggung berat pelaksanaan di Lapas Bagian I Tangerang dijabat sebab Kepala Kantor Divisi Kemasyarakatan Kemenkumham Banten, ” terangnya.

Profil Victor Teguh Prihartono

Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono tiba di Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi peristiwa kebakaran Lapas Tangerang, Selasa (14/9/2021)
Kalapas Kelas I Tangerang, Victor Teguh Prihartono muncul di Polda Metro Jaya untuk diperiksa sebagai saksi peristiwa kebakaran Lapas Tangerang, Selasa (14/9/2021) (Tribunnews. com/Fandi Permana)

Victor Teguh Prihartono menjabat sebagai Kalapas Kelas I Tangerang mulai pada 12 November 2020, seusai dilantik Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly.

Sehingga dapat dikatakan era kebakaran lapas, Victor belum ada 1 tahun menjabat kalapas.

Dikutip dari sulsel. kemenkumham. go. id , sebelum menjabat sebagai Kalapas Kelas I Tangerang, Victor pernah mengemban amanah jadi Kalapas Narkotika Sungguminasa.

Jabatan itu dijalaninya selama tiga tahun lebih lamanya.