Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

Telkom Dukung Pertamina Genjot Digitalisasi SPBU di Seluruh Indonesia

TRIBUNNEWS. COM  – Dalam rangka meningkatkan pelayanan pada masyarakat, PT Pertamina (Persero) bekerjasama dengan PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) mengimplementasikan program digitalisasi SPBU di seluruh Indonesia.

Melalui digitalisasi ini, Pertamina dapat memantau kondisi stok Objek Bakar Minyak (BBM), penjualan BBM serta transaksi pembayaran di SPBU. Data-data tersebut juga dapat diakses secara langsung oleh sejumlah bagian berwenang, seperti Kementerian ESDM, Kementerian BUMN, Kementerian Keuangan, dan BPH Migas sehingga dapat saling mendukung untuk pengawasan penyaluran BBM.

Baca: Aplikasi INGENIUM Telkomsigma Diganjar Penghargaan Stevie Awards 2020

Di Jumat (11/9/2020), Kepala Pusat Keterangan & Informasi Kementerian ESDM Agus Cahyono Adi didampingi Enterprise Project Director Telkom Judi Achmadi dan Director of Regional Marketing PT Pertamina Patra Niaga Jumali datang ke SPBU 34 12902 Gatot Subroto. Salah satu tujuan lawatan tersebut untuk memastikan 5 (lima) fitur hasil digitalisasi SPBU telah berfungsi 100 persen.

Adapun fitur yang dimaksud meliputi program  prepurchase  (bayar dulu mutakhir isi BBM),   monitoring  pengakuan BBM di SPBU yang berbasis data ATG (Automatic Tank Gauge)  custody transfer,   cashless program  dengan menggunakan  digital payment  LinkAja, pencatatan nomor polisi kendaraan dengan melakukan pengisian BBM subsidi, serta  profiling customer  yang berbasis  loyalty program  aplikasi MyPertamina.

Baca: Telkom Dukung PERPAMSI Wujudkan Digitalisasi PDAM di Seluruh Nusantara

Eksekutif Enterprise and Business Service Telkom Edi Witjara dalam kesempatan terpisah mengatakan, “Telkom mendukung penuh Pertamina untuk berupaya semaksimal mungkin segera menyelesaikan proses digitalisasi SPBU pada tengah keterbatasan situasi pandemi Covid-19. Hal ini sejalan dengan cara untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, di mana transaksi nontunai  (cashless)  mengurangi kontak fisik tetapi tetap memberikan layanan yang membalas kepada pelanggan. ”

Edi juga memastikan kelima sifat digitalisasi SPBU sudah bisa dimanfaatkan dan dirasakan manfaatnya oleh umum, pemerintah serta para  stakeholder  yang lain. (*)