Terima Era TV Digital, Menkominfo: Biaya Infrastruktur Jadi Bertambah Efisien

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA kacau Indonesia tengah bersiap melaksanakan migrasi dari televisi serupa ke digital atau istilahnya dikenal Analog Switch Off (ASO).  

Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Johnny G. Plate mengatakan, migrasi frekuensi analog ke tv digital mau membuat biaya industri pancaran televisi menjadi semakin efisien.  

Menurutnya, frekuensi analog bakal digabungkan dengan spektrum frekuensi radio sebagai landasan penyiaran televisi digital di dalam jati.  

Konsolidasi dari dua sumber daya alam frekuensi itu dikenal sebagai multipleksing (Mux).

“Lembaga penyiaran di dalam pengoperasian multiplexing dapat menyiarkan hingga 10 program dengan bersamaan hal ini bakal berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien, ” kata Menkominfo kepada kuli, Senin (14/6/2021).

Baca pula: Menkominfo Minta Pemerintah Daerah Dukung Pengembangan Jaringan 5G

“Jadi kita semua mari bersiap menerima TV Digital, perlahan melupakan TV Analog, ” imbuhnya.

Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Tengah Hardly Stefano Fenelon Pariela menyebut televisi digital tidak siaran televisi yang dapat diakses melalui internet atau yang kini kerap dikenal dengan streaming.  

Sebagaimana diketahui, untuk mengakses informasi dan per melalui siaran streaming tak gratis, masyarakat memerlukan denyut atau paket data.  

“Walaupun sama-sama menggunakan teknologi digital, pancaran televisi digital bukanlah pancaran televisi melalui internet ataupun streaming, ” ujar Hardly.    

Diketahui saat ini, bangsa mayoritas masih memakai televisi analog yang identik secara penggunaan frekuensi radio 700 Megahertz (MHz).  

Pada penggunaan televisi ini, siaran dari lembaga penyiaran televisi dapat ditangkap oleh televisi analog dengan menggunakan medium antena.  

Semakin mulia antena yang dipergunakan, oleh sebab itu tayangan yang didapatkan sebab masyarakat dapat semakin bernas.  

Sebaliknya, bila antena yang dipasang tidak tinggi, maka karakter tayangan yang didapatkan tak berkualitas.