Tertutup, KPK Tak Bisa Membuka Hasil Pemeriksaan Terhadap Azis Syamsuddin

azis-syamsuddin-diperiksa-kpk-nih4

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA – Plt Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri mengatakan majelis etik Lembaga Pengawas (Dewas) KPK memper sejumlah saksi dalam persidangan dugaan pelanggaran etik penyidik AKP Stepanus Robin Pattuju (SRP), Selasa (25/5/2021).

Salah satu bukti yang dihadirkan yakni Pemangku Ketua DPR RI Azis Syamsuddin.

“Hari ini (25/5) Majelis Etos yang dibentuk oleh Dewas KPK memanggil dan menghadirkan banyak orang sebagai saksi, dalam antaranya Azis Syamsuddin dalam pemeriksaan dugaan pelanggaran etik tersangka SRP, ” logat Ali dalam keterangannya, Selasa (25/5/2021).

Ali menyatakan pihaknya tidak mampu menyampaikan materi pemeriksaan kausa persidangan dilaksanakan tertutup sama dengan peraturan Dewas KPK.

Meski begitu, dia memastikan KPK bakal menyampaikan putusan terkait dugaan pelanggaran etik tersebut selepas cara persidangan selesai.

“KPK pastikan bahwa masa proses persidangan etik ini telah selesai, maka pembacaan putusannya akan di sampaikan secara terbuka untuk semesta masyarakat, ” kata Ali.

Sebelumnya, Azis enggan berkomentar banyak sudah menjalani persidangan dugaan pelanggaran etik Robin.

Ia hanya mengaku siap mengikuti proses yang ada.


Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju (kedua kiri) bergabung Pengacara Maskur Husain (kanan) dihadirkan saat konferensi pers penetapan tersangka di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (22/4/2021). KPK menetapkan Penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju dan Pengacara Maskur Husain sebagai tersangka pada kasus dugaan tindak kejahatan korupsi penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negeri terkait penanganan perkara Pemangku Kota Tanjung Balai Tahun 2020-2021. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

“Saya ikut proses yang ada saja, makasih, ” kata Azis singkat seraya memasuki mobil di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Jakarta Selatan, Selasa (25/5/2021).

Dewan Penilik KPK sebelumnya pernah memeriksa Azis pada Senin (17/5/2021) lalu.

Baca juga: Digarap Dewas KPK, Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin Janji Ikuti Proses Hukum