TWK untuk Singkirkan 51 Pegawai KPK? Firli Bahuri: Itu Mustahil Kami Lakukan Sebagai Pimpinan

konferensi-pers-pelantikan-pegawai-kpk-sebagai-asn_20210601_204142

Laporan Wartawan Tribunnews. com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA —Ketua Komite Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri  menjawab tudingan berniat menyingkirkan 51 pegawai KPK melalui Tes Wawasan Kewarganegaraan nasional (TWK).

Firli menegaskan mustahil ada jadwal pimpinan KPK, apalagi dirinya untuk menyingkirkan pegawai terbatas di lembaga anti-rasuah.

“Itu mustahil kami lakukan sebagai pimpinan KPK. Karena pimpinan KPK itu punya tugas untuk membelok pegawai KPK menjadi ASN, ” tegas mantan Kapolda Sumatera Selatan ini  di acara Kick Andy Double Check eps: Firli Bahuri Ketua KPK, disiarakan Metro TV, Minggu (13/6/2021).

Selain itu cakap dia, tidak mungkin pimpinan KPK menyingkirkan pegawai tertentu karena sistem TWK itu sangat transparan dan akuntabel.

Baca juga: Pengamat Sebut Diskusi TWK Pegawai KPK Berpotensi Picu Kegaduhan

“Juga yang bergerak itu bukan hanya Firli. Bukan juga hanya Nurul Ghufron,   Nawawi Pomolango, Lili Pintauli Siregar, maupun Alexander Marwata. Tetapi ini (TWK) bekerja sesuai dengan sistem, ” ujarnya.

Dengan demikian tak ada kesempatan bagi pimpinan KPK untuk memiliki agenda, apalagi kalau menyingkirkan personel. Kenapa?

  “Sebanyak 1. 351  pegawai memiliki hak yang sama, waktu yang sama, tools dan instrumen yang sebanding, waktu pengerjaan sama, mengukur dirinya masing-masing sehingga hasilnya 1. 274 orang memenuhi syarat untuk menjadi ASN dan 75 tidak memenuhi syarat menjadi ASN, ” jelasnya.

“Jadi mustahil, kalau ada acara untuk menyingkirkan pegawai terbatas, ” tegasnya.

Baca selalu: Sangkal Laporan Yogas, 2 Penyidik KPK Tegaskan Tak Intimidasi Saksi Bansos

KPK    sudah melantik 1. 271 pegawainya menjadi Aparatur Sipil Negara pada Selasa (1/6/2021).
Ketua KPK Firli Bahuri  mengatakan pihaknya telah  jadi mengantarkan Insan terbaik lembaga antirasuah menjadi ASN cocok dengan perintah dari Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua atas UU No. 30/2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Kejahatan Korupsi.

“Bersama-sama dengan seluruh Insan KPK menjalankan perintah Undang-Undang tersebut dan kami berhasil mengantarkan Insan terbaik KPK pada dalam suatu acara suci pelantikan pegawai KPK menjelma ASN, ” ujar Firli.

“(Pelantikannya) positif pada hari yang luar biasa, dalam semangat hari lahirnya Pancasila 1 Juni 2021, ” ucap jenderal kartika tiga Polri ini.

Sebanyak  1. 271 pegawai KPK dilantik setelah dinyatakan lulus dalam Ulangan Wawasan Kebangsaan (TWK).

Tercatat 75 pegawai KPK dinyatakan tidak lolos TWK. Dari 75 pegawai itu, 51 orang dinonaktifkan dan 24 orang lainnya masih akan dibina sebelum alih status menjadi ASN.

“Sebanyak satu. 351  pegawai memiliki sah yang sama, waktu dengan sama, tools dan perabot yang sama, waktu pengerjaan sama, mengukur dirinya masing-masing sehingga hasilnya 1. 274 orang memenuhi ssyarat untuk menjadi ASN dan 75 tidak memenuhi syarat menjadi ASN, ” jelasnya. (*)