Wakil Ketua DPD: Tak Hanya Berkantor di Bali, Menpar Juga Mesti Perhatikan Potensi di Pulau Sumatera

pariwisata-sumatera-dpd-ri-2501

TRIBUNNEWS. COM –  Keinginan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno buat berkantor sebulan sekali di Bali mendapat respon senator muda asal daerah pemilihan Provinsi Bengkulu.

Dalam keterangan tertulisnya, Pengantara Ketua DPD RI tersebut meminta kepada Sandiaga Uno juga sanggup memberikan perhatian khusus untuk pengembangan pariwisata di pulau Sumatera.

“Mewakili seluruh anggota DPD RI sub wilayah barat I, tentu kita akan sangat bahagia sekali jika pak menteri Sandiaga bisa menjadwalkan pula untuk tidak hanya berkunjung tapi juga berkantor di salah satu provinsi yang berada di pulau Sumatera. Penuh sekali potensi wisata yang berbasis eco tourisme bisa didorong untuk menjadi salah satu pusat destinasi wisata dengan standar nasional bahkan global, ” ujar pria yang familier dipanggil SBN tersebut.

“Pulau Bali sudah memenuhi seluruh aspek yang dibutuhkan sebagai kondisi pariwisata bertaraf internasional. Yaitu cantik secara kultur atau sarana infrastruktur penunjang lainnya dalam mendukung keberlangsungan sektor pariwisata. Justru sebaliknya, seharusnya yang mendapatkan perhatian oleh negeri adalah potensi-potensi wisata daerah lainnya yang belum dikelola secara ideal, ” ujarnya.

Tanah Sumatera selain terkenal dengan daya alamnya, salah satu pulau terbesar di Indonesia ini juga merapikan banyak potensi wisata; berbagai tanah di sekitarnya, hutan hujan tropis yang sedemikian luasnya, dan keragaman budaya yang luar biasa mewujudkan tujuan wisata Sumatera patut diperhitungkan. Serta kondisi geografis Pulau Sumatera yang dikelilingi perairan tentunya menjelma nilai tambah tersendiri bagi pulau ini. Terdapat banyak pantai baik yang berderet di sepanjang batas pantai Pulau Sumatera.

Salah satu tantangan pengembangan zona pariwisata di Sumatera selain wahana infrastruktur dan investasi yang memadai, tantangannya tidak hanya bagaimana negeri mampu meyakinkan pihak-pihak swasta secara membangun citra yang berdaya saing tinggi, tapi pembangunan pariwisata dengan suatu passion di dalam mengembangkannya, disana ada kerja sama antar seluruh elemen masyarakat dalam konsep pariwisata yang berkelanjutan.

“Inilah konsep inkulisivitas dalam pariwisata yang diharapkan dapat menjadi narasi yang menyatukan dalam memajukan pariwisata Nusantara di masa depan. Jadi negeri melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mesti menggandeng seluruh pihak yang berkepentingan dengan membangun proyeksi rencana jangka panjang dalam penguatan sektor pariwisata di pulau Sumatera, ” tutupnya. (*)